Cilacap, Radar Nusantara
Berawal dari kepindahan Akademi Maritim Swasta ( AKS ) III Surakarta yang dibawah pembinaan Yayasan Pembina Pendidikan Kemaritiman ( YPPK ) Surakarta tahun 1984 ke Cilacap, yang selanjutnya pada tanggal 14 Pebruari 1985 dengan akte Notaris Nomor 39, YPPK Surakarta berubah menjadi YPPK Cilacap, sekaligus nama Akademi berubah menjadi Akdemi Maritim Nusantara Cilacap, sehingga tanggal 14 Pebruari 1985 ditetapkan sebagai tanggal lahirnya AMN Cilacap. Pada tahun 1988 YPPK Cilacap bekerjasama dengan Yayasan Bina Sejahtera ( YSBS ) Cilacap yang dituangkan dalam Akte Notaris Nomor 22 tanggal 10 Pebruari 1988, yang dalam perkembangan selanjutnya YPPK Cilacap secara penuh dibawah payung YSBS.
Pada awal-awal perkembangannya, AMN dalam operasionalnya serba dalam keterbatasan dan penuh keprihatinan, baik mengenai sarana prasarana, tanaga staf dan Dosen yang masih terbatas, maupun jumlah Mahasiswa yang masih sangat sedikit, sebagai contoh, Gedung tempat belajar mengajar harus meminjam tempat di SMP 3, beberapa tahun kemudian pinjam tempat di losmen Sangkal Putung sampai dengan bisa membuat gedung sendiri di Jalan Kendeng yang saat ini ditempati. Saat itu, AMN belum boleh melaksanakan ujian D.III sendiri, ujian masih menginduk di BPLP, AKPELNI dan AMNI Semarang. Namun dengan modal tekat, semangat dan ketekunan bekerja, walaupun lambat tetapi pasti, dari tahun ketahun selalu ada peningkatan dan akirnya saat ini AMN dapat mensejajarkan diri dengan Akademi Maritim suwasta yang lain, sebagai indikator antara lain;
1. jumlah dan jenis segala peralatan yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku, sudah tercukupi untuk semua jurusan, tinggal simulator yang saat ini masih dalam proses pembelian, dan dapat dikatakan relatif lebih lengkap dibanding peralatan yang dimiliki Akademi Maritim Swasta yang lain di Indonesia ( komentar kepala PUSDIKLAT Perhubungan Laut yang saat ini berubah menjadi PPSDM saat mengadakan audit ke AMN ).
2. Semua Program studi sudah terakreditasi, AMN sudah menerima Rekomendasi dari Pusat Pengembangan sumber Daya Maritim ( PPSDM ), sudah menerima ijin penyelenggaraan dari KOPERTIS WIL VI Jawa Tengah, Approval tinggal menunggu simulator yang saat sedang dalam proses pembelian, sehingga para Taruna/Taruni bisa menempuh ujian sesuai dengan haknya.
3. Kesejateraan Karyawan tidak hanya sekedar gaji, semua Karyawan sudah diikutkan dalam semua program yang ada dalam Jamsostek .
4. Jumlah Taruna/Taruni baru dari tahun ketahun selalu meningkat bahkan pada tahun ajaran 2012/2013 ini jumlah Taruna/Taruni baru yang diterima sebanyak 348 orang dari jumlah pendaftar 382 orang, dan jumlah keseluruhan Taruna/Taruna aktif, diluar jumlah Taruna/Taruni belum lulus melebihi batas waktu kuliah selama 3 tahun sebanyak 778 orang.
5. Dalam 2 tahun terakir jumlah Dosen yang telah lulus S2 sebanyak 3 orang sedangkan saat ini yang masih mengikuti kuliah S2 sebanyak 5 orang dan yang S3 sebanyak 1 orang, sehingga di tahun 2015 jumlah dosen S2 sesuai ketentuan diharapkan dapat terpenuhi.
6. Untuk prestasi Taruna/Taruni diberbagai bidang Olah raga dan Karya Ilmiah, telah mampu mengharumkan nama AMN, dalam 5 tahun terakir dapat meraih gelar kejuaraan baik ditingkat Propinsi maupun Nasional .
Dari uraian diatas, dengan potensi yang dimiliki saat ini, dan prestasi yang telah dapat dicapai, serta faktor – faktor lain yang cukup mendukung seperti antara lain:
1. Telah ditanda tanganinya MoU antara AMN dengan Atma Jaya Jogyakarta untuk penggunaan Perpustakaan Bersama.
2. Telah ditanda tanganinya MoU antara AMN dengan Freepot Timika Papua untuk menerima Putra/Putri Daerah dari Timika belajar di AMN yang dibiayai dari CSR Freepot Timika Papaua.
3. Dengan telah efektif dan efisiennya, para Agen2 pendaftaran Taruna/Taruni baru di Daerah2, maka dapat dijamin jumlah Mahasiswa Baru yang masuk AMN dapat dikendalikan .
4. Dengan terbentuknya Ikatan Alumni AMN Cilacap, dapat memfasilitasi peran Alumni yang selama ini cukup besar dalam membantu perkembangan AMN ke masa depan dalam bentuk, menjadi tenaga Dosen , bantuan peralatan yang diperlukan, bantuan buku2 untuk menambah jumlah buku nyang diperlukan diperpustakaan dan lain sebagainya.
5. Perhatian dari Pemda Cilacap maupun Pemda Prop Jateng, yang secara berkala membantu AMN, baik untuk pengadaan sarana prasarana yang diperlukan ,maupun bantuan biaya untuk kegiatan ilmiah yang lain.
Maka dengan tekat dan semangat membangun dari semua elemen yang ada di AMN dapat terus terjaga dan terbina dengan baik, serta diiringi doa yang tanpa henti , untuk mewujudkan cita – cita dimasa depan, agar AMN dapat ditingkatkan menjadi Sekolah Tinggi Maritim bukanlah hal yang mustahil, AMIN. (Oleh : Drs. F. Sutanto AP, M.A - DirekturAkademi Maritim Nusantara Cilacap)